Sosiolinguistik

Sosiolinguistik

Dr. Masruddin, S.S., M. Hum.

Editor                            : Madehang, S.Ag., M.Pd.

Desain Cover               : Naston

ISBN: 978-602-14732-5-2

Link Download  Sosiolinguistik Full Text

Cet. 1 – Palopo: Read Institute Press, Februari  2015 v-152 hlm; 15 x 20 cm

Bahasa adalah salah satu ciri yang paling khas manusiawi yang membedakannya dari makhluk-mahkluk yang lain. Ilmu yang mempelajari hakikat dan ciri-ciri bahasa ini disebut ilmu linguistik. Linguistiklah yang mengkaji unsur-unsur bahasa serta hubungan-hubungan unsur itu dalam fungsinya sebagai alat perhubungan antar manusia.

Bahasa dapat dikaji dari berbagai sudut dan memberikan perhatian khusus pada  unsur-unsur bahasa yang berbeda–beda dan pada hubungan-hubungan (atau struktur) yang berbeda-beda pula. Dengan begitulah lahir beberapa cabang ilmu linguistic, antara lain : fonologi yang mempelajari bunyi-bunyi bahasa ; morfologi yang mempelajari bentuk-bentuk kata ; sintaksis yang mengkaji penggabungan kata-kata menjadi kalimat-kalimat yang  berbeda-beda ; tipologi bahasa persamaan dan perbedaan antara bahasa ; linguistic historis yang mengkaji perubahan-perubahan yang terdapat dalam bahasa dalam perjalanan waktu ; dialektologi yang mengkaji persamaan dan perbedaan ragam-ragam suatu bahasa dalam hubungan daerah pemakaian bahasa itu ; dan seterusnya.

Dari dulu sudah disadari bahwa bahasa adalah suatu lembaga kemasyarakatan ( de Saussure,1961 ) sebagaimana juga perkawinan, perwarisan harta, dan sebagainya. Akan tetapi, baru dalam dua dasa warsa belakangan ini semakin disadari ahli-ahli bahasa bahwa perlu diberikan lebih banyak perhatian kepada dimensi kemasyarakatan dalam bahasa. Adalah dimensi kemasyarakatan ini yang memberikan makna kepada bahasa, dan sekarang ini semakin disadari oleh ahli-ahli bahasa bahwa dimensi kemasyarakatan ini menimbulkan ragam-ragam bahasa yang bukan hanya berfungsi sebagai petunjuk perbedaan golongan kemasyarakatan penuturnya, tetapi juga sebagai indikasi situasi berbahasa serta mencerminkan tujuan, topik, aturan-aturan, dan modus penggunaan bahasa. Pengkajian bahasa dengan dimensi kemasyarakatan seperti disebut diatas ini di sebut sosiolinguistik.

Istilah sosiolinguistik terdiri dari dua unsur; sosio- dan linguistic. Kita mengetahui arti linguistic, yaitu ilmu yang mempelajari atau membicarakan bahasa, khususnya unsur-unsur (fonem, morfem, kata, kalimat ) dan hubungan antara unsur-unsur itu (struktur), termasuk hakekat dan pembentukan unsur-unsur itu. Unsur sosio- adalah seakar dengan social, yaitu yang berhubungan dengan masyarakat, kelompok-kelompok masyarakat, dan fungsi-fungsi kemasyarakatan. Jadi sosiolinguistik adalah studi atau pembahasan dari bahasa sehubungan dengan penutur bahasa itu sebagai anggota masyarakat. Dapat juga dikatakan bahwa sosiolinguistik mempelajari dan membahas aspek-aspek kemasyarakatan bahasa, khususnya perbedaan-perbedaan yang terdapat dalam bahasa yang berkaitan dengan faktor-faktor kemasyarakatan (social).